Dunia usaha dan Pendidikan memiliki keterkaitan yang sangat erat. Dunia Usaha membutuhkan produk Dunia Pendidikan berupa para lulusan berbagai tingkat pendidikan untuk memajukan Dunia Usaha, sebaliknya Dunia Pendidikan membutuhkan bantuan Dunia Usaha dalam berbagai hal untuk meningkatkan kualitas siswa agar dapat memenuhi permintaan Dunia Usaha setelah lulus.
Akan tetapi kesenjangan antara Dunia Pendidikan selaku produsen tenaga kerja dengan Dunia Usaha selaku pengguna tenaga kerja terutama angkatan kerja tingkat menengah menimbulkan suatu anggapan oleh Dunia Usaha bahwa lulusan sekolah kurang ahli atau tidak siap pakai.
Hal demikian bisa dimengerti mengingat perkembangan yang terjadi pada Dunia Usaha/Industri tidak bisa diikuti oleh perkembangan Dunia Pendidikan. Usaha dari pihak sekolah untuk meningkatkan kualitas lulusan tidak ada artinya tanpa dukungan atau tanpa keterlibatan Dunia Usaha sebagai pemakai lulusan.
Guna mewujudkan hal tersebut, maka Dunia Usaha dengan Dunia Pendidikan perlu adanya kerjasama yang saling memberi dan saling menerima (take and give) sehingga tercipta suatu keterkaitan dan keterpaduan antara Dunia Usaha dengan Dunia Pendidikan
(link and match)
A. MAKSUD
Bentuk kerjasama yang akan dilaksanakan antara BINTANG EKA SWATAMA dengan Sekolah Menengah Kejuruan yaitu berupa pelatihan secara continue yang jadwalnya bisa disesuaikan dengan sekolah di luar jam sekolah.
A. MATERI PELATIHAN
Dalam program Pendidikan Kewirausahaan BINTANG EKA SWATAMA akan memberikan Program Pelatihan kepada siswa-siswi meliputi :
Motivasi Training Class berupa pelatihan yang dilaksanakan di dalam kelas dengan bahasan pokok tentang Ketenagakerjaan dan Kewirausahaan, serta beberapa media drama tentang pelayanan prima yang akan disampaikan oleh staf pengajar dari perusahaan selama 2 jam pelajaran (± 90 menit). Adapun materi pembelajarannya adalah sebagai berikut :
Job Training merupakan pelaksanaan atau aplikasi teori-teori yang disampaikan dalam Room Training dan akan dilaksanakan siswa peserta pelatihan diluar jam sekolah.
Bentuk Job Training adalah praktek kerja langsung dilapangan untuk mengadakan pendataan calon user (pengguna tetap), Melaksanakan direct selling terhadap alat peraga yang dibawa, mengisi order sheet atau merekapitulasi serta melaporkan hasil prakteknya.
3. EVALUASI DAN SHARING
Evaluasi merupakan Review ulang terhadap praktek yang telah dilaksanakan oleh siswa selama 1 minggu.
Pada waktu Evaluasi inilah siswa dapat sharing kepada para Trainer pengajar akan segala permasalahan dan hambatan-hambatan yang mereka alami dalam Praktek berwirausaha, sehingga para Trainer bisa memberikan solusi-solusi dari permasalahan yang mereka hadapi.
B. SARANA PRAKTEK
Sarana praktek berupa alat peraga atau produk titipan yang akan didistribusikan oleh staf pengajar Bintang Eka Swatama diakhir pemberian materi. Selain itu juga akan dibagikan beberapa piranti pembantu antara lain :
Produk peraga yang dibawa oleh siswa adalah konsinyasi atau titipan. Bila terjadi transaksi penjualan, sisa produk dikembalikan kepada staf BINTANG EKA SWATAMA. Kegiatan ini bersifat latihan kerja (tidak ada unsur target penjualan) dan mengikuti kegiatan ini tidak di pungut biaya pelatihan, baik kepada pihak Sekolah maupun kepada Siswa.
Kepada siswa peserta pelatihan akan diberikan Sertifikat Kompetensi yang sudah direkomendasikan dari BINTANG EKA SWATAMA yang nantinya dapat berguna bagi siswa sebagai nilai tambah/referensi.
Kepada Sekolah yang sudah bekerjasama dengan BINTANG EKA SWATAMA (BEST) akan diberikan akses seluas luasnya berkenaan dengan pembinaan program kewirausahaan sekolah pasca program dan disisi lain membantu siswa untuk masuk di dunia kerja setelah mereka lulus nanti kedepanya dengan perusahaan perusahaan mitra BINTANG EKA SWATAMA di dalam dan di luar negeri
Copyright © 2024, All Right Reserved